Apa Itu Bootstrap?

Bootstrap adalah front-end framework yang solek, bagus dan luar biasa yang mengedapankan tampilan untuk mobile device (Handphone, smartphone dll.) guna mempercepat dan mempermudah pengembangan website. Bootstrap menyediakan HTML, CSS dan Javascript siap pakai dan mudah untuk dikembangkan.

Untuk Apa itu bootstrap?

Bootstrap merupakan framework untuk membangun desain web secara responsif dan cepat. Artinya, tampilan web yang dibuat oleh bootstrap akan menyesuaikan ukuran layar dari browser yang kita gunakan baik di desktop, tablet ataupun mobile device. Sehingga, user akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik dalam berselancar tanpa mempertimbangkan perangkat apa yang harus digunakan.

Sejatinya, apabila kita menggunakan bootstrap, kita tinggal menggunakan nama class (untuk css) dan library (javascript) yang sudah ditentukkan oleh bootstrap tanpa perlu menulis kode dari 0 (awal) sehingga, bisa menghemat waktu dalam pengembangan website untuk urusan UI (User Interface). Bootstrap memiliki tampilan yang indah dan dapat di customisasi.

Dengan bootstrap kita juga bisa membangun web dinamis ataupun statis, tentunya harus didukung dengan teknologi lain dalam pengembangannya.

Bootstrap merupakan salah satu jenis framework untuk CSS (Cascading Style Sheet) yang digunakan untuk perancangan situs website. Pengunaan bootstrap sangatlah membantu progammer dalam membangun tampilan sebuah website. Hal tersebut tertulis di buku Bootstrap: Responsive Web Development karangan Jake Spurlock. Menurut Jake Spurlock keunggulan dari penggunaan Bootstrap adalah dapat menyesuaikan dengan kebutuhan website, dimana dapat memilih fitur CSS dan JavaScript sesuai dengan kebutuhan. Contohnya CSS pada Bootstrap juga menyediakan fitur form, tombol, navigasi dan komponen-komponen lainnya dan JavaScript yang membantu pembuatan antarmuka lebih mudah dan stabil. Bootstrap juga menyediakan banyak sekali class-class CSS dan plugin yang siap dipakai untuk membantu dalam membuat tampilan sebuah website. Karena sangat membantu, maka Bootstrap menjadi salah satu front-end framework yang paling banyak digunakan.

Walaupun sebagai sebuah framework, penggunaan bootstrap juga harus dikolaborasikan dengan penggunaan stylesheet. Hal tersebut dikarenakan class-class dan plugin yang tersedia didalamnya belum bisa memenuhi semua kebutuhan programmer. Jika semua progamme hanya mengandalkan bootstrap dalam pembuatan tampilan sebuah website, dapat dipastikan bahwa akan terjadi kemiripan antara tampilan website satu dengan lainnya.