komponen yang dapat menyusun website adalah HTML 5 dan CSS 3. Kita dapat ibaratkan website adalah rumah , maka HTML (Hypertext markup langauge) adalah penyusun bangunan tersebut yang terdiri dari bagian pondasi, dinding ataupun atap. Sedangkan CSS (Cassading style sheet) adalah aturan serta konsep yang dibuat untuk warna dan desain dari rumah tersebut.

HTML 5 dan CSS 3 saling bersinergi untuk membuat tampilan website menjadi indah dan terstruktur.

Saat ini versi terahir dari HTML adalah versi 5 sedangkan untuk CSS adalah versi 3. Pada dunia pemrograman web modern saat ini, mengetahui mengenai konsep fundamental terkait HTMl dan CSS adalah sesuatu yang sangat penting. Jika anda belum menggunakan HTML 5 dan CSS 3 maka inilah waktu yang tepat untuk mempelajarinnya karena pada saat ini tahun 2018, hampir seluruh browser yang terinstall pada tahun 2018 telah mendukung HTML 5 dan CSS 3 kecuali perangkat yang digunakan terinstall browser versi jadul tetapi sangat jarang sekali.

Apa itu HTML 5 ?

Hal pertama yang perlu diketahui mengenai HTML yakni HTML bukanlah bahasa pemrograman. Banyak yang mengira HTML adalah bahasa pemrograman, tentunnya hal ini adalah kesalahfahaman. HTML suatu markup atau dapat diartikan sebagai sebuah aturan tertulis yang mendeskripsikan konten dan data yang akan ditampilan kepada pengunjung melalui protokol HTTP.

HTML 5 memiliki fitur yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan versi sebelumnya. Pengembangan HTML 5 juga beriringan dengan peningkatkan kemampuan javascript yang tertanam dibrowser. Contohnya saat ini dengan teknologi progressive web apps javascript dapat mengakses kamera smartphone secara langsung.

Hubungan CSS 3 dan HTML 5

CSS 3 adalah aturan yang menggambarkan desain, tata letak, jarak, ataupun ukuran dari komponen-komponen yang ada pada HTML 5. Namun perlu di ingat bahwa CSS 3 bukanlah bagian dari komponen HTML 5. Kedua hal tersebut adalah sesuatu yang berbeda. Sama halnya dengan javascript bukanlah bagian dari HTML 5 tetapi, javascript adalah komponen yang berinteraksi dengan HTML 5 dan CSS.

Ibarat sebuah rumah seperti yang telah kami jelaskan pada awal artikel ini maka :

  1. HTML di ibaratkan sebagai pondasi, dinding, atap, banguna, pintu, jendela dan lain seabgainnya
  2. CSS di ibaratkan sebagai konsep desain rumah tersebut yang mengatur mengenai tema rumah misalkan minimal, modern ataupun bergaya eropa dan juga mengatur mengenai warna dari rumah tersebut. Selain warna dan konsep, CSS juga mengatur tata letak dari masing-masing komponen bangunan. Misalkan dimana pintu tersebut diletakan agar sesuai dengan estetika atau kita menyebutnya sebagai UI/UX (User interface dan user experience).
  3. Javascript(JS) sebagai konsep implementasi bagaimana bangunan tersebut dapat berinteaksi dengan orang yang mengunjungi rumah tersebut. Sebagai contoh rumah yang memiliki pagar maka dengan javascript kita dapat mengatur jika pemilik rumah hendak memasuki pagar dengan hanya menekan tombol tertentu , maka pagar rumah itu dapat terbuka

Berikut tujuan dibuatnya HTML5

  • Fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript
  • Mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal ( Seperti Flash )
  • Penanagan kesalahan yang lebih baik
  • Lebih markup untuk menggantikan scripting
  • HTML5 merupakan perangkat mandiri
  • Proses pembangunan dapat terlihat untuk umum

Fitur baru dalam HTML5

  • Unsur kanvas untuk menggambar
  • Video dan elemen audio untuk media pemutaran
  • Dukungan yang lebih baik untuk penyimpanan secara offline
  • Elemen konten yang lebih spesifik, seperti artikel, footer, header, nav, section
  • Bentuk kontrol form seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, search.

Kesimpulan

HTML 5 adalah markup syntax yang telah terstandar diberbagai browser dan telah mengalami pengembangan yang sangat pesat. Kemampuan-kemampuan HTML 5 ini harus dapat dimanfaatkan oleh web developer untuk meningkatkan kualitas dari website yang dideliver terhadap user.